Hot Posts

6/recent/ticker-posts

SDN 28 Dompu Butuh Perhatian, Sejumlah Sarpras Sekolah Perlu Direvitalisasi

SINDO DOMPU - SDN 28 Dompu yang berlokasi di Desa Katua, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, membutuhkan perhatian pemerintah daerah terkait kondisi sejumlah sarana dan prasarana (sarpras) sekolah yang dinilai masih perlu diperbaiki dan direvitalisasi.

Plt. Kepala SDN 28 Dompu, Wahdaniah, S.Pd., mengatakan terdapat sejumlah fasilitas sekolah yang membutuhkan penanganan, di antaranya beberapa ruang kelas yang mengalami kerusakan, belum tersedianya ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), kekurangan rombongan belajar (rombel), serta kondisi perpustakaan yang masih belum memenuhi harapan.

Hal tersebut disampaikan Wahdaniah saat ditemui wartawan koransindoinfo.com di ruang kerjanya, Jumat pagi, 4 September 2026.

Menurut Wahdaniah, keberadaan sarana dan prasarana yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran kegiatan belajar mengajar (KBM). Karena itu, pihak sekolah berharap pemerintah Kabupaten Dompu dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan fasilitas pendidikan di SDN 28 Dompu.

"Kita berharap kepada Pemerintah Kabupaten Dompu untuk melirik dan memberikan perhatian khusus terhadap perbaikan sarpras SDN 28 Dompu demi kelancaran proses KBM," ujar Wahdaniah.

Ia menilai perpustakaan juga menjadi salah satu fasilitas penting dalam mendukung proses pendidikan, khususnya dalam meningkatkan budaya membaca dan literasi siswa. Namun, hingga saat ini sekolah tersebut mengaku belum pernah mendapatkan bantuan untuk pengembangan fasilitas perpustakaan sebagaimana yang diharapkan.

Di sisi lain, Wahdaniah menyampaikan apresiasinya terhadap kepala sekolah sebelumnya, Hj. Rosni, S.Pd., yang dinilainya telah memberikan kontribusi dalam membangun dan menata lingkungan serta kelembagaan SDN 28 Dompu.

Menurutnya, sejumlah program yang telah dijalankan pada masa kepemimpinan sebelumnya dinilai sudah berjalan dengan baik. Meski demikian, ia berencana melakukan pengembangan program sekolah, salah satunya dengan memperkuat literasi budaya.

Wahdaniah mengatakan dari enam hari kegiatan sekolah, pihaknya berencana menyisipkan satu hari khusus untuk kegiatan literasi budaya, yang akan dilaksanakan setiap Kamis.

"Program kepala sekolah sebelumnya memang sudah berjalan dengan baik. Namun, saya ingin menyisipkan kegiatan literasi budaya setiap hari Kamis," katanya.

Wahdaniah menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Plt. Kepala SDN 28 Dompu pada 24 Agustus 2026, menggantikan Hj. Rosni, S.Pd.

Ia berharap di bawah kepemimpinannya, SDN 28 Dompu tidak hanya mampu meningkatkan mutu sumber daya manusia, tetapi juga memiliki sarana dan prasarana yang layak serta mendukung kebutuhan pendidikan siswa.

"Sarpras merupakan fondasi utama sebagai penunjang proses belajar mengajar dalam sebuah institusi pendidikan," pungkasnya. (Hambaly Ama La Beby)

Posting Komentar

0 Komentar