Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Jumat Mengaji di SMPN 4 Dompu, Perkuat Karakter Religius dan Literasi Al-Qur’an Siswa

SINDO DOMPU - SMP Negeri 4 Dompu terus mendorong pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat. Salah satu kegiatan tersebut dikemas dalam program Jumat Mengaji, yang diisi dengan salat dhuha berjamaah, Imtaq, ceramah keagamaan hingga Infaq Day.

Kegiatan Jumat Mengaji berlangsung pada Jumat (4/9/2026) pagi di lingkungan SMP Negeri 4 Dompu. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya sekolah dalam memberikan ruang bagi siswa untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan di tengah proses pendidikan.

Sejak pagi, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan dengan pendampingan langsung dari para guru. Untuk siswa laki-laki, kegiatan dipusatkan di musala sekolah. Sementara itu, siswa perempuan mengikuti kegiatan di ruang kelas khusus yang telah disiapkan sebagai tempat untuk melaksanakan salat dan mengaji.

Pembagian tempat kegiatan tersebut dilakukan agar seluruh siswa dapat mengikuti rangkaian Jumat Mengaji dengan tertib. Para guru turut memberikan bimbingan selama kegiatan berlangsung, baik dalam pelaksanaan ibadah maupun kegiatan mengaji dan penyampaian materi keagamaan.

Kepala SMP Negeri 4 Dompu, Sumiyati, S.Pd., mengatakan kegiatan Jumat Mengaji merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap pekan. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk terus dipelihara dan dikembangkan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.

Sumiyati yang baru dipercaya memimpin SMP Negeri 4 Dompu tersebut menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah. Ia menilai pembiasaan kegiatan keagamaan sejak di bangku sekolah dapat menjadi bagian dari proses pembentukan sikap dan karakter peserta didik.

"Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap Jumat. Saya juga baru memimpin dan akan terus meningkatkan kegiatan tersebut demi anak-anak," ujar Sumiyati.

Ia menjelaskan, kegiatan Jumat Mengaji tidak hanya berfokus pada aktivitas membaca Al-Qur’an. Rangkaian kegiatan juga mencakup salat dhuha berjamaah, Imtaq, ceramah serta Infaq Day. Seluruh kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan pembiasaan positif kepada siswa dalam menjalankan aktivitas keagamaan di lingkungan sekolah.

Program tersebut juga disebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Dompu dalam mendorong penguatan literasi Al-Qur’an di kalangan pelajar. Melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin, sekolah berupaya mengambil bagian dalam membangun kebiasaan membaca dan memahami Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala sekolah. Para guru laki-laki dan perempuan ikut terlibat memberikan pendampingan kepada siswa sesuai dengan kegiatan yang dilaksanakan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan tertib dan dapat diikuti oleh seluruh peserta didik.

Selain kegiatan mengaji dan salat dhuha, penyampaian ceramah dalam rangkaian Jumat Mengaji menjadi ruang bagi siswa untuk mendapatkan penguatan mengenai nilai-nilai keagamaan dan kehidupan sehari-hari. Sementara kegiatan Infaq Day menjadi bagian lain dari pembiasaan yang diterapkan sekolah dalam rangka menumbuhkan kepedulian dan kebiasaan berbagi.

Bagi SMP Negeri 4 Dompu, kegiatan Jumat Mengaji diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya positif di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut juga menjadi pelengkap proses pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi turut memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter dan nilai-nilai religius peserta didik.

Sumiyati menegaskan, program keagamaan tersebut akan terus diperhatikan dan ditingkatkan selama kepemimpinannya di SMP Negeri 4 Dompu. Pengembangan kegiatan dilakukan dengan melibatkan para guru dan tetap diarahkan untuk memberikan manfaat bagi siswa.

Dengan pelaksanaan yang rutin setiap Jumat, SMP Negeri 4 Dompu berupaya menjadikan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari kebiasaan siswa di sekolah. Harapannya, pembiasaan tersebut dapat mendukung terbentuknya generasi yang memiliki karakter religius, bertakwa, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.(YUN)

Posting Komentar

0 Komentar