SINDOINFO KOTA BIMA - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Bima mulai memperkuat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan persuratan dan kearsipan di lingkungan pemerintahan.
Bimtek yang berlangsung di aula DKP Kota Bima tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran AH, S.Pd., M.Si. Kegiatan ini diikuti oleh pejabat fungsional dan operator DKP Kota Bima, dengan menghadirkan dua narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, salah satunya Miftah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan Aplikasi SRIKANDI untuk mendukung pengelolaan administrasi pemerintahan secara elektronik, mulai dari proses persuratan hingga penataan arsip dinamis.
Gufran menjelaskan, penerapan SRIKANDI merupakan bagian dari upaya mendukung penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik. Melalui sistem tersebut, proses administrasi diharapkan berjalan lebih efektif, efisien, transparan, dan mengurangi ketergantungan terhadap dokumen berbasis kertas atau paperless.
Menurutnya, aplikasi SRIKANDI menyediakan berbagai kemudahan dalam pengelolaan naskah dinas, termasuk penyusunan dan penyuntingan konsep surat, pengiriman dokumen, pengelolaan disposisi, serta koordinasi antarpejabat secara elektronik.
"Melalui aplikasi ini, proses persuratan menjadi lebih cepat dan praktis. Pejabat yang sedang bertugas di luar daerah pun dapat menandatangani naskah dinas secara elektronik, sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku," jelas Gufran.
Ia menambahkan, penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi dapat mendukung keabsahan dokumen sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, SRIKANDI membantu pengelolaan arsip secara terintegrasi, mulai dari pemberkasan arsip aktif dan inaktif, pencarian dokumen, pemeliharaan arsip, hingga proses pemindahan dan pemusnahan arsip sesuai ketentuan kearsipan.
Gufran menilai, pemanfaatan aplikasi tersebut dapat membantu menghemat waktu dan biaya operasional, mempercepat proses birokrasi persuratan, serta meningkatkan keamanan dan kerahasiaan dokumen melalui pengaturan hak akses berdasarkan kewenangan masing-masing pengguna.
"Dengan SRIKANDI, pelayanan administrasi diharapkan semakin cepat, tertib, dan akuntabel tanpa terkendala ruang dan waktu," ujarnya.
Selain meningkatkan efisiensi kerja, penerapan SRIKANDI juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan kertas sehingga mendukung upaya pelestarian lingkungan. Digitalisasi persuratan ini menjadi salah satu langkah DKP Kota Bima dalam mendorong tata kelola administrasi pemerintahan yang lebih modern dan terintegrasi.
Melalui kegiatan bimtek tersebut, para pejabat fungsional dan operator diharapkan mampu memahami serta menerapkan penggunaan Aplikasi SRIKANDI sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, sehingga pengelolaan persuratan dan kearsipan di lingkungan DKP Kota Bima dapat berjalan lebih tertib dan akuntabel. (Hambaly)


0 Komentar