SINDO DOMPU - Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE., menghadiri pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Kabupaten Dompu periode 2026-2027 yang berlangsung di Aula Gedung PKK Kabupaten Dompu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Ir. Muttakun, Anggota DPRD Kabupaten Dompu Syarifuddin, S.STP., Asisten Perekonomian dan Pembangunan (II) Setda Dompu, Nukman, SH., perwakilan Pengurus Besar (PB) HMI, Koordinator HMI Wilayah Nusra, jajaran pengurus HMI Cabang Dompu, serta sejumlah pengurus dan anggota organisasi mahasiswa.
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Firdaus menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelantikan tersebut. Ia menyebut pelantikan pengurus HMI dan KOHATI merupakan bagian dari proses kaderisasi sekaligus keberlanjutan kepemimpinan organisasi.
"Pelantikan Pengurus HMI maupun KOHATI malam ini merupakan kegiatan kaderisasi yang berupaya menjaga keberlanjutan roda organisasi," ujar Bambang.
Menurutnya, pelantikan juga menjadi bagian dari proses estafet kepemimpinan dari pengurus sebelumnya kepada pengurus berikutnya, sehingga roda organisasi dapat terus berjalan secara berkesinambungan.
Bambang mengatakan, HMI dan KOHATI telah memiliki kiprah dalam berbagai bidang pembangunan, baik di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota. Karena itu, menurutnya, kader HMI-KOHATI dapat menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan.
Ia menyebut sejumlah kader HMI-KOHATI telah berkiprah dalam berbagai bidang, antara lain sebagai pemimpin, birokrat, pengusaha, profesional, teknokrat dan bidang lainnya.
"Momentum pelantikan pengurus menjadi ruang evaluasi dan juga menjadi ruang untuk melangkah lebih maksimal lagi bagi para kader HMI-KOHATI dalam berkiprah sebagai generasi penerus bangsa," katanya.
Bupati juga mengharapkan para kader HMI-KOHATI dapat memperkuat konsolidasi dan menyatukan langkah untuk turut mendorong kemajuan daerah.
Menurutnya, Kabupaten Dompu memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perkebunan, pertambangan, pariwisata hingga kewirausahaan.
Potensi tersebut, kata Bambang, perlu dikembangkan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung kemajuan daerah. Dalam hal tersebut, ia mendorong kader HMI untuk mengambil bagian sesuai kapasitas dan keilmuan masing-masing.
"Jangan menunggu waktu untuk berkiprah, namun kiprah dimaksud bisa dimulai dari sekarang. Dengan demikian, kader HMI-KOHATI tidak hanya jago secara intelektual, namun juga dapat mengimplementasikan potensi keilmuannya untuk disumbangkan bagi kemajuan pembangunan daerah dan masyarakat," terangnya.
Di akhir sambutannya, Bambang menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus HMI-KOHATI yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru segera menyusun program kerja yang dapat memberikan kontribusi bagi daerah.
"Saya ucapkan selamat dan sukses kepada pengurus yang baru dilantik dan segera menyusun program kerjanya untuk dapat disumbangkan bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.
Sementara itu, perwakilan Pengurus Besar HMI, Yusuf Sugiarto, dalam arahannya menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi para kader HMI.
Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung pesat menuntut kader HMI untuk terus meningkatkan kapasitas dan mampu mengikuti perkembangan zaman.
"Saat ini kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat dalam segala bidang kehidupan. Untuk itu, para kader HMI tidak boleh ketinggalan, namun harus mampu menguasai bahkan menerapkan pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat tersebut," tegasnya.
Ketua HMI Cabang Dompu periode 2026-2027, Muhammad Muhaimin, dalam amanahnya menyampaikan bahwa HMI akan menjalankan peran sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pembangunan.
"Sebagai kader bangsa dan dalam memainkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah, kader HMI akan terus mengawal atau mengontrol berbagai kebijakan pembangunan yang dihadirkan pemerintah, terutama kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak pro rakyat dan tidak sesuai dengan regulasi yang ada," tegasnya.
Pelantikan tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Kegiatan diawali dengan atraksi budaya Tarian Wura Bongi Monca yang dibawakan para kader HMI dan diakhiri dengan foto bersama Bupati Dompu, para pejabat, serta pengurus HMI-KOHATI yang baru dilantik.( YUN )


0 Komentar