Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Imtaq Jumat Pagi di SMPN 2 Dompu, Perkuat Literasi Al-Qur’an dan Karakter Islami Siswa

SINDO DOMPU - Kegiatan Imtaq (Iman dan Taqwa) menjadi agenda rutin setiap Jumat pagi di SMP Negeri 2 Dompu. Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa, dewan guru, serta staf Tata Usaha (TU) sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik.

Program Imtaq yang telah berjalan sejak lama itu dilaksanakan sebagai sarana membiasakan warga sekolah memahami dan mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Selain memperkuat pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembentukan peserta didik yang memiliki pengetahuan, karakter, dan sikap yang baik.

Pantauan di lokasi, kegiatan Imtaq Jumat pagi, 11 September 2026, berlangsung khidmat. Para siswa duduk tertib di atas terpal yang telah disiapkan di halaman sekolah dengan didampingi para guru. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, termasuk mendengarkan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh penceramah.

Pembina Imtaq SMPN 2 Dompu, Hj. Rosmala Dewi, S.Ag., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah membangun budaya literasi keagamaan di kalangan peserta didik.

Menurutnya, melalui Imtaq, siswa dibiasakan memahami kandungan Al-Qur’an sekaligus mendapatkan wawasan mengenai nilai-nilai Islam yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kegiatan Imtaq ini sebagai bentuk tanggung jawab pihak sekolah untuk menciptakan suasana lingkungan sekolah yang Islami dan membudayakan literasi di bidang agama, sehingga tercipta peserta didik unggul memiliki komitmen menyiarkan agama Islam di lingkungan sekolah," tutur Hj. Rosmala Dewi kepada media ini usai kegiatan, Jumat (11/9/2026).

Selain pembinaan keagamaan, kegiatan Imtaq juga dimanfaatkan sebagai ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum. Peserta didik dilibatkan dalam berbagai peran, seperti menjadi pembawa acara atau Master of Ceremony (MC), pemandu kegiatan, pembaca Al-Qur’an hingga menyampaikan ceramah.

Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi siswa untuk menyampaikan pendapat. Menjelang akhir ceramah, misalnya, peserta didik diberikan kesempatan memberikan tanggapan atau komentar terhadap materi yang disampaikan penceramah maupun guru.

Menurut pihak sekolah, pola tersebut dilakukan untuk melatih keberanian siswa dalam berbicara sekaligus mendorong kemampuan berpikir kritis dan daya kreasi peserta didik.

Sementara itu, penceramah Muhammad Fadlin, S.Pd., dalam tausiyahnya mengangkat tema "Adab terhadap Orang Tua".

Dalam penyampaiannya, ia menguraikan sejumlah hal yang perlu diperhatikan peserta didik dalam memperlakukan orang tua. Di antaranya menaati perintah orang tua selama tidak bertentangan dengan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya, memperlakukan orang tua dengan baik dan penuh kasih sayang, serta memberikan perhatian dan nafkah sesuai kemampuan.

Ia juga mengingatkan pentingnya merawat orang tua dengan sabar dan ikhlas serta senantiasa mendoakan mereka agar memperoleh keselamatan di dunia dan akhirat.

Melalui kegiatan Imtaq yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat pagi tersebut, SMPN 2 Dompu terus memberikan ruang pembinaan keagamaan sekaligus pengembangan karakter dan kemampuan peserta didik di lingkungan sekolah. ( Hambaly Ama La Beby )

Posting Komentar

0 Komentar