SINDO DOMPU - SMAN 3 Dompu terus melakukan pembenahan di berbagai bidang, mulai dari sarana dan prasarana sekolah, peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, hingga penguatan kebersamaan antara tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
Berbagai upaya tersebut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk pengurus Komite Sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menunjang perkembangan SMAN 3 Dompu.
Kepala SMAN 3 Dompu, Eva Patriani, S.Pd., M.Pd., saat dikonfirmasi media ini di lingkungan sekolah, Sabtu (12/9/2026), mengatakan perkembangan yang dicapai sekolah tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.
"Alhamdulillah, kami mendapat dukungan dari pengurus Komite Sekolah, pemerintah desa dan masyarakat. Dukungan tersebut sangat membantu dalam proses pembenahan sekolah," ujar Eva.
Salah satu pembenahan yang kini terlihat adalah keberadaan pagar keliling sekolah. Menurut Eva, pembangunan pagar tersebut dilakukan melalui dukungan dan penggalangan dari pengurus Komite Sekolah yang diketuai Jaharudin, S.Pd., yang juga merupakan Kepala Desa Karamabura.
"Alhamdulillah, SMAN 3 Dompu sekarang sudah ada pagar kelilingnya. Pembangunan pagar ini didukung dan digalang oleh pengurus Komite Sekolah," katanya.
Selain pembangunan pagar, pihak sekolah juga melakukan pembenahan sarana olahraga. Salah satunya melalui perbaikan lapangan voli yang kini kondisinya telah lebih baik dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan olahraga di lingkungan sekolah.
"Terkait sarana dan prasarana, kami memperbaiki lapangan voli. Alhamdulillah, sekarang sudah bagus," ungkap Eva.
Pembenahan juga dilakukan terhadap sejumlah gedung sekolah melalui pengecatan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan lingkungan sekolah agar fasilitas yang ada terlihat lebih terawat dan memberikan suasana yang lebih baik bagi kegiatan belajar mengajar.
Tidak hanya pembenahan fisik, SMAN 3 Dompu juga melakukan pengadaan meja dan kursi siswa secara bertahap. Pengadaan tersebut disesuaikan dengan ketersediaan anggaran sekolah sehingga pemenuhan kebutuhan sarana belajar dapat dilakukan secara berkelanjutan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.
Di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia, SMAN 3 Dompu terus memberikan perhatian terhadap kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Untuk guru, peningkatan kompetensi dilakukan melalui kegiatan lesson study, sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan kemampuan guru dalam proses pembelajaran melalui kegiatan belajar dan berbagi praktik antarguru.
Sementara itu, peningkatan kompetensi staf tata usaha (TU) dilakukan melalui kegiatan tutor sebaya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mendorong peningkatan kemampuan dan pengetahuan staf TU melalui proses saling berbagi pengalaman dan pembelajaran di lingkungan kerja.
"Kami juga terus meningkatkan kompetensi guru-guru di SMAN 3 Dompu," ujar Eva.
Tidak hanya berfokus pada pembenahan internal, SMAN 3 Dompu juga berupaya membangun komunikasi dan silaturahmi dengan sekolah-sekolah yang berada di wilayah Dompu Timur.
Salah satu bentuknya adalah melalui kegiatan lomba voli antarguru dan staf tata usaha (TU) se-Dompu Timur. Dalam kegiatan tersebut, SMAN 3 Dompu berperan memfasilitasi tempat dan sejumlah sarana pendukung lainnya, bukan sebagai pihak yang menyelenggarakan kegiatan.
Fasilitasi tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan sekolah terhadap kegiatan yang mempertemukan guru dan staf TU dari berbagai sekolah di wilayah Dompu Timur. Selain menjadi kegiatan olahraga, agenda tersebut juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi, kebersamaan, dan silaturahmi antartenaga pendidik serta tenaga kependidikan.
Selain melibatkan sekolah-sekolah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang interaksi dengan komunitas yang berada di wilayah Dompu Timur. Dengan demikian, fasilitas yang dimiliki sekolah dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan positif yang melibatkan unsur pendidikan dan masyarakat.
Dalam pengelolaan sekolah, Eva juga menekankan pentingnya kebersamaan antara guru dan tenaga tata usaha. Ia menyebut seluruh unsur yang berada di lingkungan SMAN 3 Dompu memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan program dan kemajuan sekolah.
"Kami sebagai pimpinan memberikan contoh bahwa tidak ada sekat, tidak ada jarak antara guru dan tata usaha, baik PNS maupun PPPK, penuh waktu maupun paruh waktu. Kami membangun kekompakan demi kemajuan SMAN 3 Dompu," jelasnya.
Eva menegaskan, pihak sekolah berupaya membangun lingkungan kerja yang solid dan menghindari adanya kelompok-kelompok yang dapat mengganggu kebersamaan di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kekompakan antara guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan berbagai program pendidikan secara bersama-sama.
"Kami bersama-sama dengan guru akan terus meningkatkan pendidikan di SMAN 3 Dompu," katanya.
Selain pembenahan sarana dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, SMAN 3 Dompu juga turut mendukung program Pemerintah Provinsi NTB, salah satunya Gerakan Tanam Cabai dan Pengendalian Inflasi (TAPSI).
Eva mengatakan, program tersebut telah dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan melakukan penanaman cabai di areal yang tersedia. Kegiatan tersebut menjadi bentuk partisipasi sekolah dalam mendukung program pemerintah sekaligus memanfaatkan lingkungan sekolah untuk kegiatan yang bersifat produktif.
"Terkait program Bapak Gubernur NTB, satu siswa tanam cabai, alhamdulillah kami sudah melaksanakan tanam cabai di areal sekolah," ungkapnya.
Ia menambahkan, SMAN 3 Dompu akan terus berupaya mendukung program-program pemerintah yang dapat dilaksanakan di lingkungan sekolah sesuai dengan kondisi dan kemampuan yang dimiliki.
"Kami mendukung semua program Bapak Gubernur dengan semaksimal yang kami bisa," pungkas Eva.
Dengan dukungan pengurus Komite Sekolah, pemerintah desa, masyarakat, serta kebersamaan seluruh warga sekolah, SMAN 3 Dompu terus melakukan pembenahan secara bertahap. Upaya tersebut mencakup perbaikan fasilitas, pengadaan sarana belajar, peningkatan kompetensi guru dan staf TU, penguatan hubungan antarsekolah, serta pelaksanaan program pemerintah di lingkungan pendidikan. ( BEDO )



0 Komentar